Meski pun telah menjadi Jutawan,Wanita ini tetap bekerja sebagai Tukang Sapu Sampah
Tweet
WUHAN - Seorang ibu berumur 53 tahun berkeras untuk tetap meneruskan pekerjaannya sebagai tukang sapu. Padahal ia telah menjadi jutawan akibat tanah keluarganya dibeli pihak pemaju harta tanah.
Ibu yang bernama Yu Youzhen tersebut selama ini bertugas menyapu jalanan yang ada di Kota Wuhan. Ia menolak berhenti dari pekerjaannya kerana takut harta yang sekarang ia miliki akan membuatnya menjadi malas.
"Bekerja bukan hanya untuk mendapatkan gaji, mempunyai pekerjaan akan membuat diri kita fokus. Sikap malas hanya akan menimbulkan sikap buruk yang lain, "ujar Yu, seperti dikutip Telegraph, Rabu (9/1/2013).
Rakan kerjanya menyebutkan selama ini ibu dua orang anak itu sebagai seorang pekerja keras. Ia disebut tidak pernah terlambat datang untuk bekerja dan hanya pernah meminta izin tiga kali selama 14 tahun bekerja sebagai tukang sapu.
"Seorang Anak saya pernah menganggur cukup lama, saya memarahinya selama dua bulan dan akhirnya ia mempunyai pekerjaan," terang Yu.
"Saya tidak mahu meberikan contoh buruk pada anak saya dengan bermalas-malasan di rumah dan menikmati harta yang saya dapatkan," tambahnya.
Sikap dari Yu itu turut mendapat pujian dari banyak orang. Pemerintah China ramai memberitakan kisah Yu dalam media-media yang dimilikinya.
"Kisah Yu patut untuk dicontohi, lebih memilih untuk terus bekerja daripada menikmati kekayaannya," ujar satu editorial dari surat khabar kerajaan.
* Sumber asal okezone.com
Read more...
Yu Youzhen sedang melakukan kerja pembersihan Sapuan Jalan
Ibu yang bernama Yu Youzhen tersebut selama ini bertugas menyapu jalanan yang ada di Kota Wuhan. Ia menolak berhenti dari pekerjaannya kerana takut harta yang sekarang ia miliki akan membuatnya menjadi malas.
"Bekerja bukan hanya untuk mendapatkan gaji, mempunyai pekerjaan akan membuat diri kita fokus. Sikap malas hanya akan menimbulkan sikap buruk yang lain, "ujar Yu, seperti dikutip Telegraph, Rabu (9/1/2013).
Foto: Yu Youzhen (Chinasmack)
Rakan kerjanya menyebutkan selama ini ibu dua orang anak itu sebagai seorang pekerja keras. Ia disebut tidak pernah terlambat datang untuk bekerja dan hanya pernah meminta izin tiga kali selama 14 tahun bekerja sebagai tukang sapu.
"Seorang Anak saya pernah menganggur cukup lama, saya memarahinya selama dua bulan dan akhirnya ia mempunyai pekerjaan," terang Yu.
"Saya tidak mahu meberikan contoh buruk pada anak saya dengan bermalas-malasan di rumah dan menikmati harta yang saya dapatkan," tambahnya.
Sikap dari Yu itu turut mendapat pujian dari banyak orang. Pemerintah China ramai memberitakan kisah Yu dalam media-media yang dimilikinya.
"Kisah Yu patut untuk dicontohi, lebih memilih untuk terus bekerja daripada menikmati kekayaannya," ujar satu editorial dari surat khabar kerajaan.
* Sumber asal okezone.com
Read more...


.jpg)