Kanak kanak Temukan Fosil Berusia 160 Juta Tahun
Tweet
GLOUCESTERSHIRE - Seorang Kanak kanak perempuan menemukan fosil langka yang berusia 160 juta tahun. Dirinya menarik fosil tua itu dari tanah yang ada di Cotswold Water Park, Britain dengan bantuan ayahnya.
Emily Baldry menemukan fosil haiwan purba Rieneckia odysseus. Haiwan ini merupakan salah spesis satu haiwan purba yang hidup di laut. Fosil dari haiwan ini berbentuk Cengkerang yang berduri.
Gadis kecil berusia lima tahun ini memberi nama fosil temuannya dengan nama "Spike." Fosil ini terbungkus dalam lumpur ketika ditemukan, Emily akhirnya memberikannya kepada seorang ahli geologi Neville Hollingworth, untuk diteliti. Demikian seperti diberitakan Daily Mail, Selasa (13/9/2011).
Emily menyatakan kegembiraannya ketika menemukan fosil langka tersebut. Ayahnya, Ron juga menyatakan, cukup risau untuk membawanya ke rumah karena fosil ini tajam dan berbahaya bagi anak-anak.
"Saya sangat senang ketika melihat fosil ini. Ketika saya lihat fosil ini mengkilat," ujar Emily.
Emily yang masih balita ini dinyatakan sudah berhasil melakukan penggalian arkeologisnya. Dr Hollingworth yang sudah melakukan penelitian terhadap fosil selama bertahun-tahun menyatakan, fosil yang ditemukan Emily merupakan utuh pertama yang ditemukan di Britain.
Fosil-fosil lainnya yang ditemukan di Britain berbentuk pecahan atau serpihan.
* Sumber Okezone
* Emily Baldry
Emily Baldry menemukan fosil haiwan purba Rieneckia odysseus. Haiwan ini merupakan salah spesis satu haiwan purba yang hidup di laut. Fosil dari haiwan ini berbentuk Cengkerang yang berduri.
Gadis kecil berusia lima tahun ini memberi nama fosil temuannya dengan nama "Spike." Fosil ini terbungkus dalam lumpur ketika ditemukan, Emily akhirnya memberikannya kepada seorang ahli geologi Neville Hollingworth, untuk diteliti. Demikian seperti diberitakan Daily Mail, Selasa (13/9/2011).
Emily menyatakan kegembiraannya ketika menemukan fosil langka tersebut. Ayahnya, Ron juga menyatakan, cukup risau untuk membawanya ke rumah karena fosil ini tajam dan berbahaya bagi anak-anak.
"Saya sangat senang ketika melihat fosil ini. Ketika saya lihat fosil ini mengkilat," ujar Emily.
Emily yang masih balita ini dinyatakan sudah berhasil melakukan penggalian arkeologisnya. Dr Hollingworth yang sudah melakukan penelitian terhadap fosil selama bertahun-tahun menyatakan, fosil yang ditemukan Emily merupakan utuh pertama yang ditemukan di Britain.
Fosil-fosil lainnya yang ditemukan di Britain berbentuk pecahan atau serpihan.
* Sumber Okezone


2 Merujuk kepada perkara diatas :
boleh jadi jutawan budak ni..aku pun nak try korek-korek kat belakang rumah aku..manalah tau..
Kenapa bahasa Indonesia? copy paste kah?
Catat Ulasan