Trend Pembedahan Plastik Agar Mirip Bintang Porno
Tweet
VIVAnews - Bedah plastik lazim menjadi jalan pintas untuk memperoleh bentuk tubuh cantik secara cepat. Sebuah kajian menunjukkan bahwa wanita masa kini yang melakukan genioplasty, atau bedah kosmetik di bagian alat kelamin, menginginkan perubahan alat genital mereka agar mirip dengan para bintang porno.
Para peneliti di Elizabeth Garret Anderson Hospital, London, menemukan bahawa bedah genioplasty meningkat lima kali lipat dalam 10 tahun terakhir.
Dari kajian terhadap 33 wanita, rata-rata berusia 23 tahun yang melakukan bedah plastik semuanya memiliki labia minora atau kelamin bahagian luar berukuran normal. Hanya tiga yang memiliki ukuran asimetri secara signifikan.
Tetapi, 40 persen wanita ingin tetap dioperasi terutama untuk memperbaiki penampilan mereka. Alasan lain, termasuk mengurangi ketidaknyamanan, meningkatkan kepercayaan diri dan ingin meningkatkan hubungan seksual.
Seperti dipetik dari Times of India, peneliti juga mengamati di usia berapa wanita menyedari dan merasa tak puas dengan penampilan genitalia mereka. Hasilnya, sebanyak 81 persen wanita merasa tak puas.
"Hal ini mengejutkan bahwa semua responden memiliki ukuran normal, namun hampir setengahnya ingin pembedahan," kata pemimpin penulis Sarah Creighton.
"Salah satu perhatian adalah usia pasien. Saat usia 11 tahun, pengembangan genitalia eksternal berlanjut sepanjang masa remaja dan khususnya labia minora. Ini dapat mengembangkan asimetris pada awalnya dan akan menjadi lebih simetris seiring berjalannya waktu," tambahnya.
Kajian ini diterbitkan dalam Jurnal Internasional Obstetri dan Ginekologi 24 Ogos 2011.
• VIVAnews
* ilustrasi bedah plastik ( inmagine )
VIVAnews - Bedah plastik lazim menjadi jalan pintas untuk memperoleh bentuk tubuh cantik secara cepat. Sebuah kajian menunjukkan bahwa wanita masa kini yang melakukan genioplasty, atau bedah kosmetik di bagian alat kelamin, menginginkan perubahan alat genital mereka agar mirip dengan para bintang porno.
Para peneliti di Elizabeth Garret Anderson Hospital, London, menemukan bahawa bedah genioplasty meningkat lima kali lipat dalam 10 tahun terakhir.
Dari kajian terhadap 33 wanita, rata-rata berusia 23 tahun yang melakukan bedah plastik semuanya memiliki labia minora atau kelamin bahagian luar berukuran normal. Hanya tiga yang memiliki ukuran asimetri secara signifikan.
Tetapi, 40 persen wanita ingin tetap dioperasi terutama untuk memperbaiki penampilan mereka. Alasan lain, termasuk mengurangi ketidaknyamanan, meningkatkan kepercayaan diri dan ingin meningkatkan hubungan seksual.
Seperti dipetik dari Times of India, peneliti juga mengamati di usia berapa wanita menyedari dan merasa tak puas dengan penampilan genitalia mereka. Hasilnya, sebanyak 81 persen wanita merasa tak puas.
"Hal ini mengejutkan bahwa semua responden memiliki ukuran normal, namun hampir setengahnya ingin pembedahan," kata pemimpin penulis Sarah Creighton.
"Salah satu perhatian adalah usia pasien. Saat usia 11 tahun, pengembangan genitalia eksternal berlanjut sepanjang masa remaja dan khususnya labia minora. Ini dapat mengembangkan asimetris pada awalnya dan akan menjadi lebih simetris seiring berjalannya waktu," tambahnya.
Kajian ini diterbitkan dalam Jurnal Internasional Obstetri dan Ginekologi 24 Ogos 2011.
• VIVAnews


2 Merujuk kepada perkara diatas :
entah apa nak jadi sekarang ni
semua palsu belaka skrg ni..isk2 dunia2...
Catat Ulasan